Prabowo Dengarkanlah, Masih ada Puluhan Ribu Pelajar Belum Nikmati Program MBG di Palopo

Program Makan Gratis Bergizi (MBG) sudah berjalan satu tahun di seluruh wilayah Indonesia. Namun khusus di Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, program MBG tidak berjalan maksimal. Masih ribuan pelajar mulai tingkat PAUD/TK hingga SMA/SMK belum menikmati program MBG ini.

Memasuki awal Januari 2026, program andalan Presiden Prabowo Subianto ini baru menyentuh sekitar 6.892 siswa di Kota Palopo. Dari 262 sekolah mulai tingkat PAUD/TK hingga SMA/SMK baru sebanyak 49 sekolah yang mendapatkan program MBG. “Masih ribuan siswa belum menikmati program MBG di Palopo, karena baru 49 dari 262 total sekolah di Palopo,” kata Kadis Pendidikan Palopo, Asnita Darwis.

Dari penelusuran, 49 sekolah yang terlayani MBG di Palopo, berada di Kecamatan Wara Selatan, Wara Timur, dan Bara. Di tiga kecamatan tersebut bahkan masih puluhan sekolah yang belum mendapatkan program MBG untuk siswanya.

Sementara di 6 kecamatan, yakni Kecamatan Wara Utara, Wara Barat, Telluwanua, Wara, Sendana, dan Mungkajang, belum ada satu sekolah yang mendapatkan MBG bagi siswa-siswinya. Dengan demikian, praktis program MBG di Palopo gagal lantaran jumlah siswa yang belum menikmati MBG daripada yang telah menikmati lebih banyak. Angkanya mencapai puluhan ribu siswa di Palopo belum menikmati program MBG ini, setelah satu tahun berjalan.

Apa kendalanya sehingga masih puluhan ribu pelajar tidak merasakan nikmatnya menu MBG di Palopo? Menurut Asnita Darwis, jumlah

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibentuk BGN (Badan Gizi Nasional) baru tiga yang beroperasi pada tahun 2025 lalu. Tiga SPPG tersebut melayani sebagian pelajar di Bara, Wara Selatan, dan Wara Timur. Kota Palopo masih membutuhkan sekitar 17 hingga 18 SPPG agar bisa melayani seluruh pelajar di kota bermotto ‘Idaman’ ini.